Dubes Zuhairi Jelaskan Visi Peradaban Nahdlatul Ulama ke Kader NU di Tunisia

Jakarta

Duta Besar RI untuk Tunisia, Zuhairi Misrawi, menyampaikan ceramah umum tentang Visi Peradaban Nahdlatul Ulama (NU) di hadapan para kader dan Pengurus Cabang Istimewa Nahdlatul Ulama (PCINU) Tunisia. Dalam kesempatan itu, dia juga membicarakan terkait sejarah lahirnya NU.

Zuhairi awalnya menyampaikan secara historis kehadiran NU pada hakikatnya ingin merespons problem akut peradaban dunia Islam. Khususnya, kata dia, pasca jatuhnya Dinasti Ottoman pada tahun 1924 di Turki.

“Kalau kelihat dimensi sejarah, kita bisa melihat bahwa lahirnya NU pada dasarnya ingin memberikan jawaban atas problem akut yang dihadapi dunia Islam dalam konteks peradaban. Kiai-Kiai NU ingin agar dunia Islam membangun visi peradaban lebih dari sekadar membangun imperium dan kekuasaan. Sebab itu, gagasan utama NU adalah persaudaraan dan persatuan dalam rangka membangun peradaban umat. Hadratussyaikh Hasyim Asy’ari menulis buku khusus dalam konteks pentingnya membangun persaudaraan dan silaturahim tersebut,” ujar Zuhairi dalam keterangannya, Sabtu (27/8/2022).

@import url(“https://cdnstatic.detik.com/live/_rmbassets/2022/parallax/parallax.css”);

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

function paraA(e) {
var p = $(e);
$(e + ” .para_fix”).width(p.width());
}
$(“.paraA iframe”).on(“load”, paraA(“.paraA”));

Sumber: DetikNews