Pasukan NATO di Afghanistan.
Teraspojok.com, KOPENHAGEN — Perdana Menteri Denmark Mette Frederiksen mengkritik pernyataan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump yang meremehkan peran pasukan koalisi NATO dalam konflik di Afghanistan pada 2001. Frederiksen menilai, komentar Trump melukai para veteran tentara Denmark yang terjun dalam misi NATO di Afghanistan.
“Tidak dapat diterima bahwa Presiden Amerika meragukan upaya tentara sekutu di Afghanistan,” kata Frederiksen lewat unggahan di akun Instagram resminya, Sabtu (24/1/2026).
Dia menambahkan, banyak tentara Denmark yang terluka dan bahkan tewas ketika melaksanakan misi bersama pasukan koalisi NATO di Afghanistan. “Denmark adalah salah satu negara NATO yang menderita kerugian per kapita tertinggi,” ujarnya.
“Saya sangat menghormati para prajurit yang mempertaruhkan segalanya dalam perang yang kita, para politisi, kirimkan mereka ke dalamnya, dan di mana mereka bertempur berdampingan dengan prajurit dari, antara lain, Amerika Serikat,” tambah Frederiksen.
Menurut Frederiksen, pernyataan Trump telah melukai para veteran tentara Denmark yang bergabung dalam pasukan koalisi NATO di Afghanistan. “Saya turut berduka cita kepada para veteran, keluarga kalian, dan mereka yang ditinggalkan, yang sama sekali tidak pantas menerima ini,” ucapnya.
Loading…








