
DENPASAR, kanalbali.com – Sedikitnya 61 kali gempa susulan masih terjadi hingga Rabu (14/12) di Karangasem, Bali.
"Gempa susulan (hingga) 14 Desember 2022 pukul 08:00 WIB (tercatat dari kemarin) terjadi 61 gempa susulan. Magnitudo terbesar 4.6 dan terkecil 1.9 magnitudo," kata Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Bali, Made Rentin, Rabu (14/12).
Terkait pertanyaan warga mengenai kaitan gempa dengan aktivvitas Gunung Agung, hasil koordinasi dengan PVMBG Pos Pantau di Rendang, gempa tersebut tidak berpengaruh terhadap aktivitas Gunung Agung, sampai saat ini Gunung Agung masih pada level 1 (normal).
Secara terpisah, Kepala Pusat Gempa Bumi dan Tsunami BMKG, Dr Daryono mengatakan terdapat beberapa kerusakan di Kabupaten Karangasem yang diakibatkan oleh gempa bumi ini.
Yakni, 24 rumah rusak ringan di Kecamatan Kubu, 5 rumah rusak ringan di Kecamatan Manggis, 10 rumah rusak ringan di Kecamatan Karangasem, 2 rumah rusak ringan di Kecamatan Abang, 1 rumah rusak ringan di Kecamatan Rendang, 4 rumah rusak ringan di Kecamatan Bebandem dan 2 korban luka ringan.
Kejadian dan parameter gempa bumi dari Selasa (13/12) kemarin adalah sekitar pukul 17:38 WIB di wilayah Pantai Timur Karangasem, Bali. Hasil analisis BMKG menunjukkan gempa bumi ini memiliki parameter update dengan magnitudo M5,1. Episenter gempa bumi tepatnya berlokasi di laut pada jarak 1 km arah timur Kubu, Karangasem, Bali pada kedalaman 30 km. (kanalbali/KAD)
Sumber: Kumparan








