Penumpang menaiki bus Transjakarta di Halte Transjakarta Bundaran HI, Jakarta, Kamis (6/11/2025).
Teraspojok.com, JAKARTA — Sejumlah penumpang belakangan mengeluhkan makin lamanya waktu tunggu untuk menggunakan Transjakarta di halte. Hal itu makin parah ketika cuaca di Jakarta diguyur hujan.
Gubernur Jakarta Pramono Anung mengaku kerap menerima keluhan dari penumpang Transjakarta mengenai lamanya waktu menunggu bus di halte. Menurut dia, kondisi itu sangat berkaitan dengan cuaca di wilayah Jakarta, yang belakangan selalu diguyur hujan.
“Yang pertama harus diakui karena musim hujan, sering kali menunggu cukup lama,” kata dia, Kamis (5/2/2026).
Tak hanya itu, Pramono mengeklaim, saat ini makin banyak masyarakat yang menggunakan transportasi umum di Jakarta. Pasalnya, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jakarta telah menggratiskan 15 golongan kelompok masyarakat untuk naik transportasi yang dikelola BUMD Jakarta.
“Yang kedua, orang naik transportasi umum di Jakarta sekarang meningkat dengan pesat. Karena apa? 15 golongan kami gratiskan,” kata dia.
Ia menilai, meningkatnya pengguna transportasi umum itu tentunya berdampak terhadap penuhnya layanan transportasi. Karena itu, saat ini banyak penumpang yang mengeluhkan tidak mudah mendapatkan tempat di Transjakarta.
Meski begitu, Pramono mengungkapkan, pihaknya akan melakukan penambahan unit baru Transjakarta. Ia juga ingin lebih banyak unit Transjakarta menggunakan bus listrik.
“Oh pasti, pasti (ada penambahan unit). Bahkan target saya di tahun 2029, 10 ribu bus Jakarta itu sudah bus electrik,” kata dia.
Berdasarkan pengalaman Republika menggunakan layanan Transjakarta beberapa waktu lalu, waktu tunggu untuk bisa naik ke bus bisa mencapai lebih dari 30 menit ketika kondisi sedang hujan. Pasalnya, hujan itu menyebabkan sejumlah ruas jalan di Jakarta kebanjiran.








