Perputaran Uang Selama Libur Nataru Diprediksi Capai Rp 23,85 Triliun

Perputaran Uang Selama Libur Nataru Diprediksi Capai Rp 23,85 Triliun
Sejumlah penumpang pesawat berjalan setibanya di Terminal 2 Kedatangan Domestik Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, Minggu (2/1/2022). Foto: Fauzan/ANTARA FOTO

Para pengusaha memprediksi libur natal dan tahun baru (Nataru) tahun ini berpotensi menggairahkan ekonomi di daerah, khususnya daerah yang mayoritas merayakan Natal dan daerah tujuan wisata di berbagai pelosok tanah air.

Adapun berdasarkan data dari Kementerian Perhubungan, potensi pergerakan warga selama libur Nataru tahun ini sebesar 16,35 persen dari jumlah penduduk Indonesia atau sekitar 44,7 juta orang, lebih banyak dari tahun 2021 sebesar 19,9 juta.

Wakil Ketua Umum Kadin Indonesia Bidang Pengembangan Otonomi Daerah, Sarman Simanjorang, menjelaskan kenaikan ini akibat kebijakan pemerintah yang memberikan kelonggaran perjalanan dan ekonomi yang sudah mulai pulih sehingga memungkinkan masyarakat pulang kampung dan berwisata.

"Jumlah perputaran uang selama libur Nataru diperkirakan mencapai Rp 23,85 triliun dengan asumsi jumlah penduduk yang mudik sekitar 44,7 juta atau setara dengan 11.925.00 keluarga. Jika setiap keluarga membawa uang rata rata Rp 2 juta saja maka perkiraan perputaran uang mencapai jumlah tersebut," katanya melalui keterangan tertulis, Kamis (22/12).

Sarman melanjutkan, angka ini masih berpotensi meningkat. Namun pihaknya mengambil angka rata-rata yang paling moderat. Menurut dia, angka sebesar itu akan sangat menggairahkan bisnis para pelaku usaha UMKM di daerah tempat uang akan berputar.

Perputaran uang terjadi seperti pembelian tiket angkutan umum, pembelian BBM untuk kendaraan pribadi, di warung dan restoran selama perjalanan, hotel, belanja di lokasi wisata, pembelian oleh-oleh khas daerah, dan kebutuhan perayaan Nataru bersama keluarga.

"Perputaran uang tersebut akan didominasi di daerah Jawa seperti Jawa Tengah, Jawa Timur, Jawa Barat, Jabodetabek, Yogyakarta dan sebagian lagi di luar Jawa seperti Sumut, Sulut, Maluku dan Papua, sebagian Kalimantan dan Bali," jelas Sarman.

Perputaran Uang Selama Libur Nataru Diprediksi Capai Rp 23,85 Triliun (1)
Calon penumpang menunggu keberangkatan bus menuju daerah-daerah di Pulau Sumatera di Terminal bus Kampung Rambutan, Senin (20/12/2021). Foto: Jamal Ramadhan/kumparan

Dengan perputaran uang tersebut, lanjut Sarman, akan mampu mendongkrak konsumsi rumah tangga di berbagai daerah yang akan memberikan kontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi nasional di kuartal IV 2022.

Sehingga, Sarman memproyeksi target pertumbuhan ekonomi kuartal IV 2022 dapat mencapai 5,01 persen, lebih rendah dari kuartal III 2022 sebesar 5,72 persen, namun akan mampu membawa pertumbuhan ekonomi nasional tahun 2022 mencapai di kisaran 5,0 – 5,3 persen sesuai yang diharapkan pemerintah.

Dia pun mengapresiasi pemerintah, dalam hal ini kolaborasi Kementerian Perhubungan, BUMN dan Polri yang memastikan kesiapan sarana dan prasarana transportasi, sehingga warga yang melakukan perjalanan mendapat pelayanan yang maksimal.

"Kita juga mengimbau kepada warga yang melakukan perjalanan dan operator transportasi serta semua pengelola destinasi wisata agar tetap menerapkan protokol kesehatan karena kita masih status pandemi COVID-19," ujarnya.

Sumber: Kumparan