
Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, menanam sekitar 1.500 pohon di lahan kritis di Desa Nyemoh, Kecamatan Bringin, Kabupaten Semarang, Sabtu (28/1). Area tersebut adalah kawasan rawan longsor dan banjir bandang karena berada di pertemuan aliran Sungai Tuntang dari dua desa, yaitu Desa Nyemoh dan Desa Tempuran.
"Jadi ada lahan kritis yang mesti kita dorong, sekaligus kita edukasi. Ini kan sekitarnya Sungai Tuntang, kalau di sini gundul, ini pasti dihajar hujan lebat, sedimennya (material longsoran) akan ke sana," kata Ganjar usai menanam, Sabtu (28/1).
Pada kesempatan itu, Ganjar menanam satu pohon alpukat secara simbolis dan 1.500 pohon lainnya di Desa Nyemoh bersama dengan warga. Selain di Desa Nyemoh, kegiatan penanaman pohon juga dilakukan secara serentak se-Jawa Tengah.

Sesuai Izin Pemanfaatan Hutan Perhutanan Sosial (IPHPS) dan Pengakuan Perlindungan Kemitraan Kehutanan (Kulin KK), lahan perbukitan dan pegunungan wajib ditanami 50% tanaman keras, 30% Multy Purpose Tree Species (MPTS), dan 20% tanaman semusim.
Warga juga didorong untuk mengoptimalkan lahan kritis yang ada untuk ditanami pohon kayu-kayuan. Namun, warga juga diminta untuk tetap memperhatikan kondisi lahan yang akan ditanami.
"Sehingga hutannya terlindungi, terjaga, terawat, bisa dikonservasi terus lahan-lahannya ini bisa dimanfaatkan untuk rakyat sehingga mereka bisa mendapatkan manfaat dari program sosial," ujar Ganjar.
Ganjar juga meminta Pemkab Semarang, Perhutani, TNI-Polri dan warga untuk melakukan koordinasi terkait potensi kerawanan longsor dan banjir bandang. Sehingga seluruh pihak ikut gotong royong untuk mencegah bencana.
"Dan kita juga bisa mengurangi gradasi, saya tidak bicara ideal. Kita kurangi agar kemudian bisa kita kendalikan. Keserentakannya harapan kita sebagai wujud apa yang menjadi tugas kita semuanya," jelas Ganjar.

Penanaman pohon yang dilakukan pagi ini, kata Ganjar, juga dilakukan untuk memperingati rangkaian HUT PDIP ke-50 dan ulang tahun Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri yang ke-76 beberapa waktu lalu.
Dalam instruksinya, Mega meminta seluruh kader partai, termasuk kader partai tingkat eksekutif dan legislatif untuk melaksanakan gerakan penghijauan di wilayahnya.
"Kita diperintah oleh Ketua Umum Bu Mega, hari ini yang di eksekutif, legislatif dan pengurus partai semua menanam serentak di seluruh Indonesia," ucap Ganjar.
Sumber: Kumparan








